What a PhD for me? Why? - New Dailyarie

Latest

A Daily Journal of thoughts and feels...

What a PhD for me? Why?

Beberapa hari lalu akhirnya dapat pencerahan.

Beberapa kali sering mengeluh karena setiap gw bimbingan koq selalu berubah terus ya. Ternyata kesalahannya itu ada di gw. Dan selama ini gw gak sadar dengan kesalahan itu karena gw overwhelm dengan apa yang disarankan oleh supervisor gw. Gw gak tahu kalau ternyata yang gw laksanakan di tahap ini kurang tepat.

Tahapan di mana dalam beberapa waktu lagi gw harus menjalankan nine month review, di mana di saat ini lah progress research gw mengenai berkenaannya dengan contribution of knowledge dan -inget kata supervisor- orang lain sudah banyak yang ngerjain, tapiiiiiiii.... nah tapi nya ini gw udah ketemu.

Gw sudah berpegang teguh pada prinsip dan tujuan penelitian gw, gw mau membantu perusahaan gw bekerja untuk memberikan value ke customernya. Sebuah model bisnis baru yang semoga bisa membawa gw menjadi seorang PhD, yang bisa memberikan arti bagi dunia aviasi Indonesia dan Internasional pada umumnya. Aaamiiiinnn.

Ya, gw memang baru sadar. Mungkin jalan ini yang harus gw jalani dan lewatin dulu, proses yang agak lama ini, semoga membuat gw bisa berakselerasi. Siapa yang mau untuk salah sie? gw juga pengennya cepet selesai dan beres. Semoga jalan ini sudah menjadi jalan yang benar.

Barusan pun ngobrol ama bokap mengenai bagaimana proses bimbingan seharusnya. Dan bagaimana PhD seharusnya. Bokap sempat mau ngambil doktor beberapa waktu lalu, sudah dapat semua bahan dan referensinya serta tujuannya. Jadi beliau ngasih bayangan-bayangan mengenai seharusnya bimbingan.

Selama ini gw cenderung menerima semua pemikiran dari supervisor gw, dan masukan-masukan beliau. Karena gw yakin, beliau lah yang sudah menjadikan beberapa doktor, jadi gak ada salahnya kalau gw ngikutin kata beliau. Tapi ternyata gak begitu juga. Beliau lebih ke arah menchallenge untuk memastikan keabsahan dan keyakinan kita untuk terus jalan di tujuan yang gw capai. "Be Persistent!" itu katanya.

Walaupun telat, alhamdulillah gw akhirnya tahu apa itu artinya persistent. Gw harus berpegang teguh ama itu tadi, tujuan gw, aim gw, maksud gw untuk menjalani riset gw ini. Itu lah tujuan hidup gw sekarang. hehehe. Jadi setiap beliau ngasih rekomendasi, catat dulu, pikir, cari keterangannya atau jurnalnya. Cocok atau gak nya baru ntar dibahas atau didiskusikan kemudian. Salah gw juga kemarin asal terima aja, tapi gak gw kritisi lagi. asal nerima aja. Itu dia, harusnya ada filternya juga, apa itu filternya? ya tujuan utama gw.

Kasarnya tujuan gw itu iman gw. Kalau ternyata itu gak sesuai dengan keimanan gw, ya harus gw tolak dan harus berani. Tentu dengan mengadaptasi dalil-dalil pengetahuan yang ada. Kalau belum tahu ya cari di internet, google sangat membantu; atau bisa tanya yang bersangkutan; dan lain macamnya. Sekarang mungkin waktu yang paling tepat gw mengetahui apa yang harus gw ketahui. Telat atau ndak nya tergantung gw sendiri. Tapi gw yakin Allah ngasih gw keputusan untuk tahu saat ini adalah untuk maksud yang baik. Semoga gw bisa makin cepat dan makin berakselerasi, Dua bulan selesai!! Aaaamiiiinnnn..

Semoga Allah selalu menunjukkan jalannya dan selalu menerangi jalan yang benar, dan gw jadi jauh lebih aware akan jalan yang benar itu. Ammmiiiinnnn..